Keunggulan: Mampu menarik dan meratakan populasi kumbang penyerbuk E. kamerunicus. Serta berpotensi digunakan sebagai penghitung populasi populasi  kumbang E. kamerunicus yang praktis di lapangan

Elaeidobius kamerunicus Faust adalah agen penyerbuk kelapa sawit utama di Indonesia. Kumbang E. kamerunicus tertarik ke bunga kelapa sawit karena adanya kairomon terutama estragole yang diekskresikan oleh bunga jantan. Sayangnya, dalam satu areal, keberadaan bunga jantan mekar seringkali tidak homogen sehingga populasi E. kamerunicus juga relatif tidak merata.

Kairomix yang berbahan aktif estragole dikemas dalam plastik berpori ukuran 200 μm sebanyak 0,5 ml/sachet,  yang dapat bertahan selama 1-1,5 bulan di lapangan dan mampu menarik serta meratakan populasi E. kamerunicus. Pemasangan Kairomik secara merata dalam blok dengan dosis 2 sachet/ha mampu meningkatkan nilai fruit set kelapa sawit sekitar 20% dan rerata berat tandan hingga 8% pada 6 bulan setelah aplikasi.

KAIROMIX sangat cocok diaplikasikan pada tanaman muda dengan fruit set rendah khususnya yang memiliki areal tanam sangat luas dan menggunakan bahan tanaman kelapa sawit dengan produktivitas tinggi di awal tanam. Keberadaan tanaman muda akan selalu ada di Sumatera melalui program replanting atau di daerah pengembangan seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Cara Penggunaan

01

Keluarkan kantong feromon dalam produk dengan cara membuka kantong penutup kemasan.

02

Ambil kawat kecil, potong 15-20 cm. Lalu kaitkan salah satu ujungnya pada lubang yang telah ada di kantong feromon sehingga kuat dan tidak mudah terlepas.

03

04

05

Pada dasar ember plastik dibuat 4 lubang dengan diameter sekitar 2 mm untuk pembuangan air hujan

06

Gantungkan ferotrap pada tiang penyangga (2,5M) yang telah disiapkan. Satu ferotrap digunakan untuk 2 hektar.

07

Satu kantong feromonas dapat digunakan 2-3 bulan, Pengamatan dilakukan setiap 1-2 minggu sekali dengan mengumpulkan kumbang terperangkap,kemudian dimusnahkan.